Klikbola11

CepuSeo – Pembahasan mengenai Ketika Gatot tidak Merasa Pernyataan Jokowi Saat Sidang Paripurna ditujukan untuk Dirinya sedang menjadi berita viral dan hangat saat ini mari kita simak.

Saya yakin Gatot menjadi orang yang seharusnya merasa malu pada sidang kabinet paripurna. Pernyataan da himbauan Jokowi nyaris ditujukan untuk Gatot.

Bisa dikatakan ulah Gatot lah yang melatarbelakangi pernyataan dan himbauan Jokowi kepada seluruh pejabat pemerintahan yang mengikuti sidang kabinet paripurna.

Jokowi menghimbau agar menjaga tutur kata, tidak melontarkan pernyataan yang membuat gaduh masyarakat.

Selain itu, Jokowi juga menghimbau jika ada masalah diselesaikan terlebih dahulu di tingkat menko, terus wapres, baru kemudian presiden.

Jadi tidak malah disampaikan dihadapan publik. Beliau juga meminta pejabat pemerintah untuk fokus bekerja jangan menyibukkan diri dengan hal-hal yang tidak penting dan produktif.

Sidang kabinet paripurna seolah menjadi sebuah forum penghakiman bagi seorang Gatot. Dia seperti seorang terdakwa dan Jokowi sebagai hakimnya.

Bisa juga dianalogikan seperti sebuah terskeluarga dimana Jokowi sebagai kepala keluarga yang sedang menasihati anak yang bandel dihadapan anak-anak yang lain.

Akibat ulah anak yang bandel tersbut, hubungan persaudaraan mereka menjadi retak. Kondisi keluarga pun menjadi tidak nyaman.

Sidang kabinet paripurna seperti menjadi kesempatan emas Jokowi untuk menasihati ‘anaknya’ yang lagi bandel.

Jokowi ingin menyadarkan bahwa anak yang bandel tersebut telah membuat kegaduhan di Indonesia.

Jokowi tidak menggunakan bahasa yang terang-terangan, namun bahasa sindiran karena anaknya yang lagi bandel tersebut sudah dewasa, bukan anak kecil lagian.

Namun siapa sangka, pemilihan bahasa sindiran napmpaknya kurang tepat sasaran. Kali ini Jokowi keliru dalam memberikan penilaian.

Anaknya yang dianggap sudah dewasa nampaknya belum mampu membaca bahasa sindiran Jokowi. Apa yang dihimbau oleh Jokowi pada sidang kabinet paripurna nampaknya sia-sia saja.

Ketika berita tercepat masuk ke telinga masyarakat kebanyakan menilai bahwa pernyataan dan himbauan Jokowi ditujukan untuk Gatot, namun Gatot memahaminya berbeda.

Dia merasa tidak ada masalah dengan imbauan Jokowi soal jangan membuat kegaduhan. Menurut Gatot, imbauan Jokowi adalah hal wajar.

Gatot menyuruh nmasyarakat menyimak lagi himbauan Jokowi. Menurutnya, Presiden tidak menyatakan itu (terkait 5.000 senjata), ini kata Panglima TNI kepada awak media usai tabur bunga di Selat Sunda saat rangkaian gladi bersih HUT ke-72 TNI di Dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten, Selasa (3/10).

Gatot menganggap sebagai panglima tertinggi di angkatan darat (AD), angkatan udara (AU) dan Angkatan Laut (AL), kata dia, tak heran Jokowi menyampaikan pernyataan seperti itu.

Sebagai kepala pemerintahan, kata dia, Jokowi menyampaikan jangan ada kegaduhan. “Emang jangan ada gaduh, tetapi bekerja dan bekerja,” lanjut Panglima.

Gatot bisa dikatakan memang sedang berada dalam posis inferior dan seharusnya dia malu.

Sebagai bagian dari pemerintahan, hal yang sangat memalukan adalah ketika bersikap yang berseberangan dengan presiden.

Lebih malu lagi, ulah Gatot disindir terang-terangan dihadapan pejabat pemerintah yang lain. J

ika Gatot masih punya malu, harusnya dia bisa menangkap makna dibalik pernyataan dan himbauan Jokowi.

Jika dia bukan bagian dari pemerintahan, mau berbuat apapun itu haknya.

Gatot memang sedang terbungkam dan drop bagaikan api yang sempat berkobar-kobar namun kemudian berhasil dipadamkan oleh air hujan yang dalam sekejap.

Gatot begitu terlihat jumawa ketika memerintahkan nobar film G30 S PKI bahkan menantang orang yang mempertanyakan perintah nobar film G30 S PKI.

Api Gatot semakin berkobar kemana-mana saat melontarkan pernyataan soal 5000 senjata ilegal yang membuat ketegangan antara TNI dan lembaga lain.

Api Gatot yang semakin membesar sepertinya sulit dipadamkan. Wairanto pun tidak berhasil memadamkannya.

Hanya Jokowi yang bisa menjadi air hujan untuk mematikan kobaran api Gatot dalam waktu sekejap. Tak butuh waktu lama bagi Jokowi untu membungkam Gatot.

Ikut nobar film G30 S PKI adalah serangan awal Jokowi dan diakhirin dengan sindiran pedas Jokowi untuk Gatot pada sidang kabinet paripurna.

Aksi Jokowi nobar film G30 SPKI mampu membuat Gatot bungkam dan tidak berkomentar lagi soal PKI.

Puncaknya, didiran Jokowi menjadi jurus pamungkas untuk mengirim Gatot ke jurang rasa malu.

Bahwa sekarang Gatot tidak merasa bahwa pernyataan dan himbauan Jokowi itu ditujukan kepada dirinya memang bisa memunculkan dua dugaan.

Pertama, seperti yang saya tulis di awal bahwa Gatot mungkin termasuk ‘anak bandel’ yang tidak peka dalam membaca bahasa sindiran Jokowi.

Kedua, Gatot sebenarnya merasa bahwa dirinyalah yang sedang menjadi sasaran pernyataan Jokowi.

Namun untuk menutupi rasa malunya, dia mencoba ngeles dan merasa bahwa bukan dirinya yang dimasksud oleh Jokowi.

PokerOfAsian | Bandar Poker | Bandar Ceme Online | Bandar DominoQQ | Bandar Capsa Online
Situs Poker Online Dengan Rate Kemenangan 80% hanya ada di PokerOfAsian
Hot Promo
*Bonus referal 10%

*Bonus Rolinggan 5%
*Cukup 1 ID untuk Semua Permainan
*Daftar Dan Jadilah Pemenang !!!
*Minimal Depo sangat TERJANGKAU, Hanya Rp.25.000
*Minimal Withdraw juga TERJANGKAU, Hanya Rp.25.000
Click Sini Untuk Daftar

 

Baca juga Kontes Seo Bandar Poker :

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY