Klikbola11

CepuSeo – Pembahasan mengenai Ketika Jokowi Mencintai dan Dicintai Oleh Rakyat Palestina sedang menjadi berita viral dan hangat saat ini mari kita simak.

Sejak masa pemerintahan Soekarno, Indonesia sudah memperjuangkan kemerdekaan bagi bangsa Palestina.

Indonesia ingin Palestina menjadi negara merdeka dan lepas dari jajahan Israel.

Dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) pada tahun 1955 yang berlangsung di Bandung Jawa Barat, dalam pidatonya, Soekarno menyinggung betapa kejinya sebuah kolonialisme.

“Kolonialisme adalah suatu hal yang sangat jahat dan harus diberantas dari muka bumi,” kata Soekarno di hadapan banyak kepala negara kala itu.

Pada tahun 2015, setelah 60 tahun berlalu, Indonesia kembali menggelar peringatan KAA yang diadakan selama lima hari pada tanggal 19-24 April 2015 silam di Jakarta.

Deklarasi terhadap Palestina menjadi salah satu dari tiga dokumen penting yang dihasilkan dalam peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika tersebut.

KAA juga menjadi tempat untuk menggalang dukungan terhadap kemerdekaan dan pendirian negara Palestina seperti yang diberitakan dalam situs Cnnindonesia.com

Saat KAA berlangsung di Jakarta, Perdana Menteri Palestina, Rami Hamdallah juga melakukan pertemuan bilateral dengan Preisden dan menyatakan penghargaan (apresiasi) kepada Presiden Jokowi.

“Presiden Jokowi adalah sahabat bangsa Palestina. Kami sangat tersanjung dengan dukungan Presiden Jokowi, yang sejak kampanye presiden telah menyatakan komitmennya untuk kemerdekaan Palestina,” kata Hamdallah di Balai Sidang Jakarta seperti yang diberitakan.

Dalam pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dengan Perdana Menteri Palestina tersebut, Presiden Jokowi kembali menegaskan dukungan penuh bagi kemerdekaan Palestina yang salah satu caranya adalah dengan membuka konsul kehormatan di Ramalah.

Alhamdulillah, beberapa bulan setelah KAA diadakan di Jakarta, Indonesia, akhirnya bendera kebangsaan Palestina untuk pertama kalinya dikibarkan di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS) pada tanggal 30 September 2015.

Upacara pengibaran bendera Palestina tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Sekjen PBB Ban Ki-moon.

Ketika Jokowi Mencintai dan Dicintai Oleh Rakyat Palestina
Ketika Jokowi Mencintai dan Dicintai Oleh Rakyat Palestina

Baca juga : RAJAPOKER88 SITUS AGEN JUDI POKER BANDAR DOMINO QQ ONLINE TERPERCAYA

Pada tahun 2016, saat berlangsung Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT LB) ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang diadakan di Jakarta pada tanggal 6-7 Maret 2016 di Gedung Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Yang dihadiri oleh 56 negara anggota, tiga negara observer (Bosnia Herzegovina, Afrika dan Thailand), empat negara The Quartet (Amerika Serikat, Rusia, PBB, EU) dan lima anggota tetap Dewan Keamanann PBB juga memperlihatkan komitmen Presiden Jokowi untuk mendukung Palestina.

Dukungan dan kontribusi Indonesia untuk Palestina juga ditunjukkan melalui kerja sama dan bantuan kepada pemerintah dan masyarakat Palestina seperti bantuan kemanusiaan sebesar 1 juta US Dolar.

Indonesia juga memprakarsai lebih dari 135 program capacity bulding yang diikuti 1.364 warga Palestina pada periode 2008-2015 dalam kerangka bilateral .

NAASP (New Asian-African Strategic for Palestinian Capacity Building Program) dan CEAPAD (Conference on Cooperation among East Asian Countries for Palestinian Development),” ujar Retno

Bahkan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas jug menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah Indonesia dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT LB) ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas respon positif dan atas penyelenggaraan konferensi ini. Saya juga berterima kasih kepada Sekjen OKI atas upayanya dalam kerangka pelaksanaan KTT Luar Biasa OKI tersebut,” kata Presiden Abbas di Jakarta.

Ketika Jokowi Mencintai dan Dicintai Oleh Rakyat Palestina
Ketika Jokowi Mencintai dan Dicintai Oleh Rakyat Palestina

Selain itu, Presiden Palestina juga sangat menghargai upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia (Jokowi) yang mendorong Palestina untuk maju pada Dewan Keamanan PBB agar terus melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan masalah yang terjadi antara Palestina dan Yerusalem.

“Kami mengundang Presiden (Jokowi) untuk mengunjungi Palestina dan Al-Quds. Kami mengajak negara di seluruh dunia untuk melawan pendudukan Israel agar Palestina tahu bahwa kemanusiaan tidak akan meninggalkan mereka sendirian,” ujar Abbas seperti yang dilansir dalam situs resmi milik NU

Dalam pertemuan dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas tersebut, Presiden Jokowi juga akan membuka Konsulat Kehormatan Republik Indonesia (RI) di Ramallah, dan akan mengutus Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi ke Ramallah untuk meresmikan Konsul Kehormatan tersebut.

“Keberadaan Konsul Kehormatan merupakan langkah awal untuk meningkatkan dukungan Indonesia bagi kemerdekaan Palestina serta mendorong penguatan hubungan bilateral,” kata Jokowi

Konsulat Kehormatan Republik Indonesia (RI) Untuk Palestina

Mungkin banyak rakyat Indonesia yang tidak mengetahui jika Presiden Jokowi sudah membuka konsulat kehormatan RI untuk Palestina sesuai dengan janji beliau saat bertemu dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas dalam KTT LB Ke-OKI di Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Meskipun Israel melarang Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno Marsudi untuk melakukan peresmian Konsulat Kehormatan pertama Indonesia untuk Palestina di Ramallah (Palestina), akhirnya Konsulat Kehormatan RI untuk Palestian tersebut tetap diresmikan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman, Yordania.

Upacara pelantikan tersebut yang dihadiri oleh Menlu Palestina Dr. Riyad al-Maliki, para Duta Besar negara-negara ASEAN dan OKI di Amman, Ketua Komisi I DPR-RI Mahfudz Siddiq, Duta Besar RI untuk Yordania Teguh Wardoyo, serta para tokoh dan pejabat pemerintahan Palestina dan Yordania seperti yang dimuat dalam situs resmi Sektretariat Kabinet

Ketika Jokowi Mencintai dan Dicintai Oleh Rakyat Palestina
Ketika Jokowi Mencintai dan Dicintai Oleh Rakyat Palestina
Ketika Jokowi Mencintai dan Dicintai Oleh Rakyat Palestina
Ketika Jokowi Mencintai dan Dicintai Oleh Rakyat Palestina

“Kami mengundang Presiden (Jokowi) untuk mengunjungi Palestina dan Al-Quds. Kami mengajak negara di seluruh dunia untuk melawan pendudukan Israel agar Palestina tahu bahwa kemanusiaan tidak akan meninggalkan mereka sendirian,” ujar Abbas seperti yang dilansir dalam situs resmi milik NU.

Baca juga : DANAQQ.COM SITUS BANDARQ DOMINO QQ BANDARQ ONLINE DOMINO 99 DOMINOQQ DOMINO99 ONLINE INDONESIA

Pelantikan Konsulat Kehormatan RI untuk Palestina di KBRI Amman itu terpaksa dilakukan karena Israel tidak memberikan Menlu masuk ke Isarel.

Peresmian dilakukan pada tanggal 26 Maret 2016, dimulai dengan pembacaan Salinan Keppres RI No. 172/M tahun 2015 mengenai pengangkatan Ny. Maha Abu Shusheh, seorang pengusaha Palestina, sebagai Konsul Kehormatan RI di Ramallah, Palestina.

Selanjutnya Menlu RI menyerahkan Surat Tauliah kepada Konhor RI, Ny. Maha dalam sebuah acara yang sederhana dan disaksikan oleh Menteri Luar Negeri Palestina, Riad Al Malki yang datang langsung dari Ramallah, dan juga dihadiri oleh 50 undangan dari kalangan Dubes negara ASEAN dan Dubes negara anggota OKI di Amman serta para tokoh dan pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Menlu RI Retno Marsudi mengatakan bahwa pelantikan dan pembukaan kantor Konsulat Kehormatan RI untuk Palestina merupakan bukti nyata dukungan Indonesia terhadap Palestina.

“Dukungan Indonesia kepada perjuangan rakyat Palestina tidak pernah padam dan pada hari ini kita maju satu langkah lagi dengan pelantikan Konsul Kehormatan RI di Ramallah” ujar Menlu Retno.

Jika pada tanggal 26 Maret 2016, Pemerintah Indonesia (Jokowi) meresmikan Konsulat Kehormatan RI untuk Palestina, untuk pertama kalinya dalam sejarah, rakyat Palestina berhasil mengibarkan bendera Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya untuk memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2016 lalu.-,CepuSeo

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY